Tak Perlu Takut, 7 Cara mengatasi botak Ini Cukup Ampuh

 

Diet yang buruk, stress dan tidak bisa melakukan perawatan dengan baik merupakan beberapa penyebab dari kebotakan. Biasanya akan dimulai dengan rambut rontok yang terus menerus dan tidak bisa diatasi. Tetapi faktor genetik ternyata juga mempengaruhi dan tidak bisa dikontrol. Lalu bagaimana cara mengatasi botak agar bisa tampil percaya diri?

Yang perlu anda ketahui terlebih dahulu adalah botak bukan penyakit menular yang membuat kita minder. Tetaplah percaya diri dan lakukan beberapa perawatan atau cara untuk mengatasinya. Kebotakan memang mempengaruhi sekitar 70 persen hidup seorang pria. Bahkan, sebanyak 25 persen pria juga menunjukkan tanda yang utama dari kebotakan di usia 30 tahun.

Cara MengatasiBotak

  1. Tidak Berlebihan Ketika Menyisir

Hindari untuk menyisir terlalu keras atau berlebihan. Jika memang ingin tampil penuh gaya, menyisir berlebihan tentu bukan cara yang baik. Rambut yang mulai rontok dari kepala kita memang tidak bisa disembunyikan sepenuhnya.Anda bisa menjaga tiap sisi agar tetap pendek untuk bisa menyamarkan area kepala yang botak. Jika menyisir berlebihan, dikhawatirkan justru menunjukkan rasa kurang percaya diri dan sama seperti ketika kita menggunakan rambut palsu.

  1. Tonjolkan Rambut Wajah
READ  Cara Pencegahan Botulisme

Ada banyak selebriti yang memiliki rambut tipis dan memelihara rambut di wajahnya. Misalnya saja seperti rambut di sekitar dagu, pipi dan rahang yang akan memusatkan perhatian orang daripada di kepala kita. Anda bisa memelihara kumis dan jenggot tipis yang membuat penampilan bisa lebih baik daripada memelihara jenggot dengan model lumberjack.

  1. Potong Rambut Model Buzz Cut

Memotong rambut menggunakan model buzz akanmembuat penampilan lebih keren. Potongan ini cocok untuk rambut yang mulai menipis di bagian depan dan juga atas kepala. Dengan potongan buzz cut, anda bisa mendapat kesan bersih dan edgy. Cara mengatasi botak menggunakan potongan buzz cut dirasa sangat efisien bagi pria.

  1. Menggunakan Metode Penanganan
READ  MERAWAT RAMBUT RONTOK DAN MERAWAT KESEHATANNYA DARI DALAM

Metode penanganan botak yang dimaksud disini adalah menggunakan minoxidil.Umumnya, minoxidil memang dibuat dalam bentuk losion yang bisa anda oleskan langsung pada kulit kepala dua kali sheari.Minoxidil sendiri merupakan satu-satunya obat yang disarankan dan mampu mengobati kebotakan.Efek samping dari penggunaan obat ini adalah terjagi iritasi, takikardia dan juga tumbuhnya rambut di tempat yang tidak diinginkan ketika secara tidak sadar justru terpapar minoxidil.

  1. Sisir Laser

Sisir laser merupakan sisir yang akanmemancarkan sinar laser. Sisir ini dipercaya bisa merangsang pertumbuhan rambut.Tetapi efektivitasnya juga masih dipertanyakan.Untuk menggunakan sisir laser ini, anda bisa berkonsultasi dulu kepada dokter.

  1. Menggunakan Finasteride

Apa itu finasteride? Cara mengatasi botak berikutnya adalah menggunakan finasteride.Obat ini memang awalnya digunakan untuk mengatasi masalah prostat.Tetapi, sekarang finasteride sendiri digunakan untuk androgenic alopecia pada laki-laki. Obatnya bekerja dengan caramenghambat pembentukan hormon pria yang membuat rambut menjadi rontok. Sementara penggunaan finasteride sendiri memiliki efek samping turunnya libido dan disfungsi ereksi.

  1. Operasi
READ  Mengenal Botulisme dan Cara Pengobatannya

Cara mengatasi kebotakan dengan operasi dilakukan apabila obat-obatan tidak efektif meski tidak digunakan.Operasi yang bisa dilakukan ada tiga jenis yaitu cangkok rambut, scalp reduction dan juga tanam rambut. Untuk jenis cangkok rambut, kulit kepala yang memiliki pertumbuhan rambut yang baik nantinya akan dipindahkan ke bagian kepala yang botak. Sementara untuk jenis lainnya, anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu manakah jenis yang cocok dilakukan.

Botak bisa dialami oleh siapa saja.Baik itu pria atau wanita meski memang data yang ada menunjukkan bahwa botak lebih sering dialami pria.Ada penyebabnya dan ada pula perawatannya. Konsumsi makanan sehat dan penuh nutrisi serta hindari stress berat agar kemungkinan botak bisa lebih kecil.

 

Sumber :

www.kompas.com

www.alodokter.com

www.karmini.id