Botak : Pengertian, Gejala, Penyebab

 

Baik untuk perempuan dan laki-laki, penampilan adalah hal yang harus diperhatikan.Seperti berpakaian rapi, wangi dan bersih.Sayangnya tak semua orang bisa percaya diri untuk tampil keren.Seringkali mereka terhalang karena adanya jerawat di wajah, kusam atau karena kondisi kepala yang botak.Biasanya botak banyak dialami oleh laki-laki. Lalu apa penyebab botak itu sendiri? Bisakah botak diobati?

Botak adalah kondisi kerontokan pada rambut kita yang bersifat permanen.Jika dari segi medis, hal ini disebut dengan alopecia areata dan menjadi penyakit autoimun. Mengapa demikian? Sebab, sistem imun dalam tubuh menyerang tubuh itu sendiri.Tentu, botak bukanlah penyakit menular karena disebabkan dari sistem autoimun.

Botak yang disebabkan oleh kerontokan rambut juga memiliki berbagai macam penyebab. Yang paling umum adalah karena usia dan juga faktor genetik. Terutama untuk mereka yang sudah berusia di atas 40 tahun.Bisa juga terjadi karena faktor keturunan.Sementara untuk faktor eksternal sendiri, botak disebabkan karena pemakaian produk yang tidak cocok atau karena stress yang berlebihan.

READ  Cara Mengobati Penyakit Botulisme

Gejala Kebotakan

Apakah botak memiliki gejala? Jawabannya adalah ya.Namun, gejala botak yang muncul pada tiap orang tentu berbeda karena tergantung dari tingkat keparahan. Kebotakan ini bisa terjadi hanya di rabut kepala saja dan bagian tubuh yang lain. Misalnya saja seperti pitak di satu bagian hingga bagian lainnya.gejala kebotakan ini juga berpengaruh pada kuku jaring tangan dan kaki.

Anda bisa melihat apakah muncul bintik atau garis putih padakuku yang berubah kusam dan kasar. Juga dengan ujung kuku yang bergelombang. Karena botak adalah salah satu hal yang membuat seseorang minder, ada baiknya anda mengetahui penyebab kebotakan agar bisa menghindarinya.

  1. Diet

Penurunan berat badan atau diet merupakan penyebab dari kondisi kebotakan. Tetapi, diet yang dimaksud disini adalah diet yang tidak sehat. Diet yang ternyata membuat tubuh kekurangan mineral, vitamin dan asam amino esensial atau protein. Padahal, ketiga unsur itu dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan rambut. Hal ini juga bisa terjadi pada mereka yang vegetarian. Seseorang yang tidak mengonsumsi daging merah akan mengalami kekurangan zat besi dan nutrisi penting lainnya.

  1. Penyakit Tiroid
READ  Mengenal Botulisme dan Cara Pengobatannya

Tahukah anda bahwa folikel rambut itu sensitif terhadap hormon tiroid? Botak adalah salah satu akibat dari adanya penyakit tiroid. Folikel rambut sensitif dan kadar hormon bisa berubah yang akan mengganggu folikel.

  1. Stress

Stress atau tekanan terhadap pikiran kita juga bisa menjadi penyebab dari kebotakan. Misalnya saja stress pada trauma fisik seperti operasi, infeksi, kecelakaan atau stress dari faktor internal. Apabila stressor hilang, maka rambut bisa tumbuh kembali. Cobalah untuk melakukan manajemen stress agar tidak berpengaruh pada kondisi rambut rontok dan berujung kebotakan.

  1. TineaKapitis

Beberapa penyebab yang disebutkan sebelumnya adalah penyebab kebotakan karena telogen effluvium. Berbeda dengan penyebab Tinea Kapitis yang disebabkan karena adanya infeksi jamur yang bisa menular lewat hewan, kontak dengan kulit manusia yang sebelumnya terkena, kontak dengan barang pribadi penderita bahkan bajunya sekalipun.

  1. Alopecia Aerata
READ  Inilah Tips Merawat Kecantikan Wajah

Alopecia Aerata ini disebabkan karena penyakit autoimun yang menyerang sel tubuh sehat.Seperti misalnya artritis rematik. Faktor yang bisa memicu AA adalah stress berat, faktor hormonal, alergi, virus dan faktor genetik.

Botak adalah kondisi yang tak diinginkan siapapun karena bisa jadi mengganggu penampilan.Tetapi anda juga tak perlu minder karena botak. Ada perawatan yang bisa dilakukan untuk menumbuhkan rambut. Hindari penyebabnya dan bila perlu, konsultasikan dengan dokter ketika anda merasa terganggu.

 

Sumber :

www.halodoc.com

www.sehatq.com

www.hellosehat.com